Crane Bergerak
Cara Menggunakan & Mengoperasikan Lokomotif Crane (Railway Crane)
Crane yang berjalan di atas rel kereta, dipakai untuk perawatan jalur, pemasangan jembatan, dan evakuasi sarana anjlok.

Mengenal Lokomotif Crane (Railway Crane)
Lokomotif crane atau railway crane adalah crane yang dipasang pada kereta beroda rel. Sebagian unit berpenggerak sendiri, sebagian lagi ditarik lokomotif ke lokasi kerja. Superstructure-nya berputar dan membawa boom rangka atau teleskopik, dengan counterweight yang pada beberapa tipe dapat digeser.
Crane ini bekerja di ruang yang sangat terbatas: lebar tumpuannya hanya selebar rel kecuali outrigger dipasang, di atasnya sering ada jaringan listrik aliran atas, dan di sebelahnya bisa ada jalur yang masih dilalui kereta. Karena itu pekerjaannya selalu terikat pada izin penguasaan jalur.
Penggunaan umum
- Evakuasi dan pengangkatan sarana yang anjlok
- Penggantian rel, wesel, dan bantalan
- Pemasangan girder jembatan kereta
- Bongkar muat di emplasemen dan area industri yang memiliki jalur rel
Langkah mengoperasikan Lokomotif Crane (Railway Crane) dengan aman
- 1
Pastikan izin penguasaan jalur berlaku dan perlindungan jalur terpasang.
- 2
Pastikan jaringan listrik aliran atas sudah dimatikan dan dibumikan bila ada.
- 3
Periksa boom, wire rope, hook, rem, dan alat pengaman.
- 4
Posisikan crane, pasang rail clamp, kunci suspensi, dan bentangkan outrigger di atas alas yang kuat.
- 5
Atur pembatas putaran dan tinggi sesuai kondisi jalur di sebelahnya.
- 6
Baca load chart untuk kondisi dengan atau tanpa outrigger, lalu angkat beban sedikit untuk uji kestabilan.
- 7
Lakukan pengangkatan dengan panduan signalman dan koordinasi petugas jalur.
- 8
Simpan boom di kereta penyangganya, lepaskan penyangga dan clamp, lalu serahkan kembali jalur.
Bahaya utama pada Lokomotif Crane (Railway Crane)
- Crane terguling karena tumpuan sempit atau balas di bawah outrigger ambles
- Kontak boom dengan jaringan listrik aliran atas
- Boom atau counterweight masuk ke ruang jalur sebelah yang masih beroperasi
- Crane menggelinding di jalur miring
- Pekerja tertabrak sarana lain di emplasemen
Siapa yang boleh mengoperasikan
Operator pesawat angkat wajib memiliki Lisensi K3 sesuai Permenaker No. 8 Tahun 2020. Untuk alat ini, penggolongan dan kelasnya dikonfirmasi pada naskah Permenaker No. 8 Tahun 2020 dan penyelenggara. Pengoperasian di jalur kereta api umumnya juga tunduk pada ketentuan perkeretaapian dan operator prasarana.
Pertanyaan seputar Lokomotif Crane (Railway Crane)
Apa langkah pertama sebelum mengoperasikan Lokomotif Crane (Railway Crane)?
Pastikan izin penguasaan jalur berlaku dan perlindungan jalur terpasang.
Apa bahaya utama saat mengoperasikan Lokomotif Crane (Railway Crane)?
Crane terguling karena tumpuan sempit atau balas di bawah outrigger ambles; Kontak boom dengan jaringan listrik aliran atas; Boom atau counterweight masuk ke ruang jalur sebelah yang masih beroperasi; Crane menggelinding di jalur miring; Pekerja tertabrak sarana lain di emplasemen.
Apakah operator Lokomotif Crane (Railway Crane) wajib berlisensi?
Operator pesawat angkat wajib memiliki Lisensi K3 sesuai Permenaker No. 8 Tahun 2020. Untuk alat ini, penggolongan dan kelasnya dikonfirmasi pada naskah Permenaker No. 8 Tahun 2020 dan penyelenggara. Pengoperasian di jalur kereta api umumnya juga tunduk pada ketentuan perkeretaapian dan operator prasarana.
Cara Mengoperasikan lain di kelompok Crane Bergerak
Siap mengirim tim Anda untuk pelatihan?
Ceritakan kebutuhan Anda. Tim Pelatihan SIO Crane akan membalas dengan rincian jadwal, persyaratan, dan penawaran resmi.