Tugas operator crane adalah mengangkat dan memindahkan beban dengan aman dalam batas kapasitas unit, mulai dari pemeriksaan sebelum operasi sampai unit diparkir kembali. Operator crane adalah personel K3 pesawat angkat yang kewenangannya dibuktikan dengan Lisensi K3. Selain mengendalikan mesin, ia berkewajiban menolak pengangkatan yang tidak aman dan melaporkan setiap kelainan pada unit.
Operator crane adalah siapa menurut peraturan?
Permenaker No. 8 Tahun 2020 menempatkan operator sebagai salah satu personel K3 pesawat angkat dan pesawat angkut, bersama teknisi dan juru ikat. Intinya, operator adalah tenaga kerja dengan kemampuan dan keterampilan khusus mengoperasikan pesawat angkat, yang dibuktikan dengan lisensi sesuai jenis dan kelas. Pengertian lisensinya dijelaskan di apa itu SIO crane.
Sebutannya mengikuti jenis unit: operator overhead crane, operator hoist crane, operator mobile crane, operator crawler crane, operator crane truck, atau operator tower crane. Lisensi satu jenis tidak otomatis berlaku untuk jenis lain.
Apa saja tugas operator crane?
Sebelum pengangkatan
- memeriksa unit sesuai daftar periksa: struktur, tali kawat baja, kait, rem, alat pengaman, dan kebocoran. Lihat pemeriksaan harian crane;
- menguji fungsi gerakan dan limit switch tanpa beban;
- memastikan berat beban dan radius kerja diketahui, lalu membandingkannya dengan kapasitas;
- memeriksa landasan, outrigger, dan jarak aman dari jaringan listrik pada mobile crane;
- menyepakati isyarat dan saluran radio dengan rigger atau signalman.
Selama pengangkatan
- mengangkat percobaan beberapa sentimeter untuk memeriksa keseimbangan dan rem;
- menggerakkan beban dengan halus, tanpa sentakan dan tanpa tarikan menyamping;
- hanya mengikuti isyarat gerak dari satu petugas yang ditunjuk, dan mematuhi isyarat berhenti dari siapa pun;
- tidak membawa beban melintas di atas orang;
- tidak meninggalkan kendali saat beban tergantung;
- memantau indikator beban, angin, dan kondisi sekitar.
Setelah pengangkatan
- menurunkan beban, menaikkan kait ke posisi aman, dan memarkir unit sesuai prosedur;
- mematikan sumber daya dan mengamankan kunci atau pendant;
- mengisi buku catatan operasi dan melaporkan kelainan.
Operator crane berkewajiban untuk apa saja?
Kewajiban operator dalam Permenaker No. 8 Tahun 2020 pada pokoknya mencakup hal-hal berikut. Rumusan di bawah adalah ringkasan dengan bahasa sendiri; untuk keperluan ujian atau penyusunan prosedur, bacalah butir-butirnya langsung pada naskah peraturan.
- melakukan pemeriksaan kondisi unit dan alat pengamannya sebelum bekerja;
- mengoperasikan unit sesuai jenis dan kelas pada lisensinya serta dalam batas beban kerja aman;
- mematuhi prosedur kerja aman dan memakai alat pelindung diri;
- tidak meninggalkan tempat pengoperasian selama unit beroperasi;
- menghentikan pekerjaan dan melapor kepada atasan bila alat pengaman tidak berfungsi atau ada kondisi berbahaya;
- mengisi catatan pengoperasian dan pemeliharaan harian yang menjadi tanggung jawabnya;
- membantu Pengawas Ketenagakerjaan atau Ahli K3 saat pemeriksaan dan pengujian unit.
Lisensi dapat dicabut bila kewajiban dan kewenangan itu dilanggar. Peran instansi dalam hal ini dibahas di SIO crane Disnaker dan cara cek lisensi.
Apa wewenang operator crane?
Wewenang adalah sisi lain dari kewajiban. Operator berwenang:
- mengoperasikan crane sesuai jenis dan kelas lisensinya;
- menolak mengangkat beban yang beratnya tidak diketahui atau melebihi kapasitas;
- menghentikan pengangkatan bila isyarat tidak jelas, cuaca memburuk, atau ada orang di zona bahaya;
- meminta perbaikan sebelum unit dipakai bila menemukan kerusakan.
Wewenang menolak ini sering berbenturan dengan tekanan target. Perusahaan yang serius akan menuliskannya dalam prosedur dan melindungi operator yang menggunakannya.
Bagaimana beda tugas tiap jenis operator?
| Jenis operator | Titik berat tugasnya |
|---|---|
| Operator overhead crane dan hoist crane | Mengendalikan ayunan, menghindari tarikan menyamping, menjaga jalur beban dari pekerja di lantai produksi, sering merangkap mengikat beban |
| Operator mobile crane | Menyiapkan landasan dan outrigger, membaca load chart, mengatur konfigurasi boom, mewaspadai jaringan listrik |
| Operator crawler crane | Seperti mobile crane, ditambah perhatian pada kondisi tanah, jalur berjalan dengan beban, dan perakitan boom |
| Operator crane truck | Mengemudikan kendaraan sekaligus mengoperasikan crane, memastikan outrigger terpasang dan beban tidak melewati kabin di luar ketentuan |
| Operator tower crane | Bekerja di ketinggian dengan pandangan terbatas, bergantung pada radio, memantau angin, memahami diagram beban per radius |
Perbedaan unitnya dibahas di jenis-jenis crane. Untuk unit berkendaraan, lihat crane truck dan boom truck beserta SIO operatornya.
Apa tugas helper operator crane?
Di banyak proyek, operator mobile crane didampingi helper. Tugasnya:
- membantu memasang landasan dan mengeluarkan outrigger;
- membantu perakitan boom, jib, dan pemberat di bawah arahan operator atau teknisi;
- menjaga area putar dari orang dan kendaraan;
- membantu rigger menyiapkan alat bantu angkat;
- menjaga kebersihan dan pelumasan unit.
Helper tidak boleh mengoperasikan crane ketika operator tidak ada. Posisi ini adalah jalur belajar; langkah menuju lisensi dibahas di pelatihan operator crane untuk pemula.
Apa yang bukan tugas operator?
Batas peran penting agar tidak ada pekerjaan yang jatuh di antara dua kursi.
- Menghitung dan mengikat beban adalah tugas rigger, walau operator harus paham dan berhak menolak ikatan yang meragukan.
- Menyusun lifting plan adalah tugas perencana atau penanggung jawab pengangkatan, dengan masukan operator.
- Perbaikan dan penyetelan alat pengaman adalah tugas teknisi.
- Pemeriksaan dan pengujian berkala dilakukan Ahli K3 atau pengawas spesialis.
Operator yang merangkap semua itu tanpa kompetensi dan tanpa penunjukan menanggung risiko yang tidak semestinya.
Bagaimana perusahaan menuliskan tugas operator?
- cantumkan jenis unit, kapasitas, dan kelas lisensi dalam surat penunjukan operator;
- tulis kewajiban pemeriksaan harian dan pengisian catatan;
- tulis wewenang menghentikan pekerjaan;
- tetapkan kepada siapa operator melapor;
- tinjau ulang setiap ada unit baru.
Untuk operator yang belum berlisensi atau perlu naik kelas, lihat pelatihan operator mobile crane dan pelatihan operator overhead crane.
Referensi
- Permenaker No. 8 Tahun 2020 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pesawat Angkat dan Pesawat Angkut
- UU No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja


