Crane Bergerak
Pelatihan Hydraulic Crane
Crane yang gerakan boom dan pengangkatannya digerakkan tekanan oli hidrolik, umum pada crane boom teleskopik.

Mengenal Hydraulic Crane
Hydraulic crane memakai pompa yang menekan oli ke silinder dan motor hidrolik untuk mengangkat, memanjangkan, dan memutar boom. Istilah ini di lapangan biasanya merujuk pada crane boom teleskopik, baik yang dipasang di truk, rough terrain, maupun unit tetap.
Keunggulannya adalah gerakan yang halus dan penyetelan cepat tanpa perakitan boom. Keselamatannya sangat bergantung pada kondisi sistem hidrolik: katup penahan beban, selang, dan seal silinder menentukan apakah beban tetap tertahan bila terjadi kebocoran.
Penggunaan umum
- Pekerjaan angkat singkat yang sering berpindah lokasi
- Pemasangan peralatan mekanikal dan utilitas
- Bongkar muat di workshop terbuka dan lapangan penumpukan
- Dukungan pekerjaan perawatan pabrik
Lisensi dan kelas operator
Operator wajib memiliki Lisensi K3 (sering disebut SIO) sesuai Permenaker No. 8 Tahun 2020. Kelas operator crane umumnya mengikuti kapasitas angkat: Kelas III sampai 25 ton, Kelas II di atas 25 sampai 100 ton, dan Kelas I di atas 100 ton. Hydraulic crane bukan kelas tersendiri; kelasnya mengikuti jenis dan kapasitas unit.
Siapa yang perlu ikut
- Operator crane boom teleskopik
- Mekanik hidrolik alat angkat
- Rigger dan signalman
- Pengawas lapangan
Materi pelatihan Hydraulic Crane
- Dasar sistem hidrolik pada crane: pompa, katup, silinder, dan motor
- Fungsi holding valve dan relief valve bagi keselamatan
- Membaca load chart boom teleskopik
- Mengenali gejala kerusakan hidrolik: drift, panas berlebih, dan suara pompa
- Urutan teleskop boom dan pengaruhnya terhadap kapasitas
- Pemeriksaan harian dan pencegahan kebocoran
Bahaya utama pada Hydraulic Crane
- Boom turun sendiri karena holding valve atau seal silinder rusak
- Semburan oli panas bertekanan dari selang pecah
- Crane terguling akibat memanjangkan boom dengan beban tergantung
- Kebakaran dari oli yang mengenai bagian mesin panas
Pertanyaan seputar Hydraulic Crane
Siapa yang perlu mengikuti pelatihan Hydraulic Crane?
Operator crane boom teleskopik; Mekanik hidrolik alat angkat; Rigger dan signalman; Pengawas lapangan.
Lisensi apa yang berlaku untuk Hydraulic Crane?
Operator wajib memiliki Lisensi K3 (sering disebut SIO) sesuai Permenaker No. 8 Tahun 2020. Kelas operator crane umumnya mengikuti kapasitas angkat: Kelas III sampai 25 ton, Kelas II di atas 25 sampai 100 ton, dan Kelas I di atas 100 ton. Hydraulic crane bukan kelas tersendiri; kelasnya mengikuti jenis dan kapasitas unit.
Apa saja yang dipelajari dalam pelatihan Hydraulic Crane?
Antara lain: Dasar sistem hidrolik pada crane: pompa, katup, silinder, dan motor; Fungsi holding valve dan relief valve bagi keselamatan; Membaca load chart boom teleskopik; Mengenali gejala kerusakan hidrolik: drift, panas berlebih, dan suara pompa; Urutan teleskop boom dan pengaruhnya terhadap kapasitas.
Pelatihan lain di kelompok Crane Bergerak
Siap mengirim tim Anda untuk pelatihan?
Ceritakan kebutuhan Anda. Tim Pelatihan SIO Crane akan membalas dengan rincian jadwal, persyaratan, dan penawaran resmi.