Lewati ke konten

Pelatihan dan sertifikasi operator crane Kemnaker RI

Konsultasi awal gratis

Gantry & Peti Kemas

Pelatihan Rail Mounted Gantry Crane (RMG)

Gantry crane peti kemas yang berjalan di atas rel, dipakai menumpuk kontainer di lapangan penumpukan dan terminal kereta.

Mobile crane biru beroda banyak terparkir di tepi jalan

Mengenal Rail Mounted Gantry Crane (RMG)

Rail mounted gantry crane (RMG) adalah gantry besar yang berjalan pada rel tetap dan mengangkat peti kemas dengan spreader. Bentangnya melintasi beberapa baris tumpukan, dan sering dilengkapi kantilever untuk melayani truk atau gerbong di luar kaki.

RMG umumnya bertenaga listrik melalui cable reel dan banyak yang dioperasikan semi-otomatis atau dari ruang kendali jarak jauh. Lintasan yang tetap membuat posisinya presisi, tetapi juga berarti crane harus diamankan dengan baik terhadap angin karena tidak bisa dipindahkan dari relnya.

Penggunaan umum

  • Lapangan penumpukan peti kemas di terminal
  • Terminal intermoda kereta api
  • Depo peti kemas dan dry port

Lisensi dan kelas operator

Operator pesawat angkat wajib memiliki Lisensi K3 sesuai Permenaker No. 8 Tahun 2020. Untuk alat ini, penggolongan dan kelasnya dikonfirmasi pada naskah Permenaker No. 8 Tahun 2020 dan penyelenggara. Terminal peti kemas umumnya juga menetapkan persyaratan kompetensi internal bagi operator.

Siapa yang perlu ikut

  • Operator RMG terminal dan depo peti kemas
  • Petugas lapangan penumpukan (tallyman, checker)
  • Teknisi perawatan crane
  • Supervisor operasi terminal

Materi pelatihan Rail Mounted Gantry Crane (RMG)

  • Konstruksi RMG dan sistem penggeraknya
  • Pengoperasian spreader, twistlock, dan flipper
  • Mengendalikan ayunan dan penempatan presisi
  • Aturan penumpukan dan penanganan peti kemas khusus
  • Interaksi dengan truk dan gerbong
  • Prosedur angin kencang dan pengamanan crane
  • Operasi semi-otomatis dan kendali jarak jauh

Bahaya utama pada Rail Mounted Gantry Crane (RMG)

  • Peti kemas jatuh karena twistlock tidak terkunci sempurna
  • Truk terangkat bersama peti kemas karena pengunci sasis belum dilepas
  • Pekerja atau kendaraan tertabrak gantry
  • Crane terdorong angin di sepanjang rel
  • Tumpukan peti kemas roboh karena tersenggol

Pertanyaan seputar Rail Mounted Gantry Crane (RMG)

Siapa yang perlu mengikuti pelatihan Rail Mounted Gantry Crane (RMG)?

Operator RMG terminal dan depo peti kemas; Petugas lapangan penumpukan (tallyman, checker); Teknisi perawatan crane; Supervisor operasi terminal.

Lisensi apa yang berlaku untuk Rail Mounted Gantry Crane (RMG)?

Operator pesawat angkat wajib memiliki Lisensi K3 sesuai Permenaker No. 8 Tahun 2020. Untuk alat ini, penggolongan dan kelasnya dikonfirmasi pada naskah Permenaker No. 8 Tahun 2020 dan penyelenggara. Terminal peti kemas umumnya juga menetapkan persyaratan kompetensi internal bagi operator.

Apa saja yang dipelajari dalam pelatihan Rail Mounted Gantry Crane (RMG)?

Antara lain: Konstruksi RMG dan sistem penggeraknya; Pengoperasian spreader, twistlock, dan flipper; Mengendalikan ayunan dan penempatan presisi; Aturan penumpukan dan penanganan peti kemas khusus; Interaksi dengan truk dan gerbong.

Siap mengirim tim Anda untuk pelatihan?

Ceritakan kebutuhan Anda. Tim Pelatihan SIO Crane akan membalas dengan rincian jadwal, persyaratan, dan penawaran resmi.