Lewati ke konten

Pelatihan dan sertifikasi operator crane Kemnaker RI

Konsultasi awal gratis

Crane Kapal & Terapung

Komponen Peralatan Ponton Crane dan Fungsinya

Crane di atas ponton, wahana apung kotak berdraft dangkal, untuk pekerjaan di sungai, danau, waduk, dan perairan terlindung.

Mobile crane biru beroda banyak terparkir di tepi jalan

Mengenal Ponton Crane

Ponton crane adalah crane yang bekerja dari atas ponton: wahana apung berbentuk kotak, berdasar rata, tanpa mesin penggerak sendiri. Banyak ponton proyek bersifat modular, yaitu beberapa unit baja yang diangkut dengan truk lalu dirangkai di lokasi dengan pengunci atau baut. Crane di atasnya biasanya crawler crane atau ekskavator lengan panjang. Karena draftnya dangkal, ponton dapat masuk ke sungai, waduk, kolam tambang, dan tepi pantai yang tidak terjangkau tongkang laut.

Terus terang, di Indonesia kata ponton dan tongkang sering dipertukarkan, sehingga ponton crane dan barge crane kerap menunjuk alat yang serupa. Pembedaan yang berguna adalah konteksnya: ponton crane lazim untuk perairan darat dan terlindung dengan ponton kecil atau modular, sedangkan barge crane untuk tongkang laut yang lebih besar. Ukuran itu berakibat nyata. Ponton kecil memiliki cadangan stabilitas sedikit, sehingga kemiringan muncul cepat ketika beban diputar ke sisi, dan sambungan antar-modul menjadi titik lemah yang harus diperiksa.

Penggunaan umum

  • Pembangunan dan perbaikan jembatan di atas sungai
  • Pemancangan dan pemasangan turap di tepi sungai atau waduk
  • Pekerjaan bendungan, intake, dan pintu air
  • Pemasangan pompa dan pipa di kolam tambang
  • Pekerjaan dermaga kecil di perairan terlindung

8 komponen utama Ponton Crane

01
Modul ponton
Unit apung baja yang dirangkai menjadi satu geladak kerja.
02
Pengunci antar-modul (coupler)
Menyatukan modul dan meneruskan gaya di antaranya.
03
Crane di geladak
Crawler crane atau unit lain yang melakukan pengangkatan.
04
Landasan dan pengikat crane
Matras dan stopper yang menyebarkan beban serta mencegah crane bergeser.
05
Spud dan spud well
Tiang pengunci ke dasar sungai beserta rumahnya di ponton.
06
Winch tambat
Menarik dan menahan ponton pada tali ke tepian atau ke jangkar.
07
Kompartemen dan lubang periksa
Ruang kedap yang memberi daya apung; diperiksa lewat manhole.
08
Indikator kemiringan dan tanda draft
Alat bantu operator memantau list, trim, dan sisa freeboard.

Bahaya utama pada Ponton Crane

  • Ponton terbalik karena cadangan stabilitas kecil
  • Pengunci antar-modul lepas atau patah
  • Kompartemen kemasukan air tanpa disadari
  • Arus deras, banjir, dan benda hanyut menghantam ponton
  • Crane bergeser di geladak yang basah dan miring
  • Pekerja jatuh ke air berarus

Pertanyaan seputar Ponton Crane

Apa saja komponen utama Ponton Crane?

Modul ponton, Pengunci antar-modul (coupler), Crane di geladak, Landasan dan pengikat crane, Spud dan spud well, Winch tambat, Kompartemen dan lubang periksa, Indikator kemiringan dan tanda draft.

Mengapa operator perlu mengenal komponen Ponton Crane?

Karena pemeriksaan sebelum operasi dan pengenalan gejala kerusakan bergantung pada pemahaman fungsi tiap bagian. Bahaya utamanya antara lain ponton terbalik karena cadangan stabilitas kecil dan pengunci antar-modul lepas atau patah.

Siap mengirim tim Anda untuk pelatihan?

Ceritakan kebutuhan Anda. Tim Pelatihan SIO Crane akan membalas dengan rincian jadwal, persyaratan, dan penawaran resmi.